corat coret warna kehidupan

corat coret warna kehidupan
huhuyy fams

Minggu, 06 Januari 2013

share 1


Pertanyaan k1: Haiii huhuyy apa kabar ??

ini udah tahun 2013, aku kok ngerasa kehilangan kalian yaaahhh..
mungkin ini yang disebut KANGEN BERAT

semuanya udah pada kerja dan sibuk urusan masing-masing, aku pengen dengar cerita dunia kerja kalian…
pertanyaan k2: gimana rasanya kerja huhuyy ??

kabar aku? yupzz aku ngelanjutin kuliah d Jakarta bareng nyenyes and cheppy. kalian tau kan huhuyy ngelanjutin kuliah adalah impian aku sama nyenyes udah dari awal kalian dengar cuap cuap d4 itu ditelinga kalian, dan sekarang alhamdullilah tercapai. Semuanya berkat dorongan dan motivasi dari kalian juga.. makasih yah huhuyy

ceritanya hari ini aku ke kampus, menyisiri tiap gedung bahkan ruangan, perasaan dihati ini bercampur baur, setelah menyadari kenangan kita bermula dari kampus ini, POLTEKKES KEMENKES BENGKULU. Sebelum ke kampus, jujur aja  rasa malas berkecamuk didalam hati, tapi setelah sampai dikampus entah kenapa  rasa haru itu keluar seperti kembang api dimalam tahun baru. Dhuarrr !! Rasanya disetiap tempat ataupun sudut kampus sudah pernah huhuyy tongkrongi untuk berbuat dosa (bergosip) haha, atau lebih tepatnya saksi keceriaan ataupun kesedihan huhuyy.
Huhuyy Seperti biasa aku lihat bunda halimah lagi siap mengajar, ia membawa buku-bukunya, melewati lorong kelas yang sudah sering dilewatinya  beberapa tahun. Senyum sapa yang ramah khas bunda halimah pun masih tetap bertahan sampai sekarang. Pancaran matahari pun membuat sempurna aura bunda halimah, dosen kita tersayang.
Lalu satu dosen lagi yang terlihat membawa buku-bukunya  yang tak akan pernah aku lupakan, yaitu bunda yeni. Bunda yang perfectsionist, bunda yang memotivasi untuk menjadi lebih baik dan bunda yang memberi inspirasi bagiku. berjuta ucapan terima kasih pun tak akan cukup untuk bunda yang satu ini, celotehannya yang bilang muka aku kusam dan mau meminjamkan sabun mukannya yang dijamin bikin muka ga kusam lagi menjadi kenangan terlucu dan teraneh buat aku.
Matahari juga seakan ikut bercerita kepada dedaunan taman kampus, kepada gedung kampus, juga kepada buku yang dibawa sang dosen, betapa selama ini bunda-bunda telah menjadikan sesorang bisa berjalan kedalam dunia ilmu ketingkat selanjutnya, membuat anak tangga pengetahuan kesetiap anak manusia yang dibimbingnya. Bagaimanapun bunda-bunda telah berbuat banyak dalam melestarikan ilmu pengetahuan, betapa bunda-bunda dosenku tersayang telah banyak menyentuh kehidupan disekitarnya, dan betapa sedikit manusia yang mengetahuinya dan menghargainya. Dan kita huhuyy sebagai mahasiswa yang menerima ilmunya wajib hukumnya untuk bersyukur.
Huhuyy sekian catatan hari ini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar